25-11-2008 nay, entah bagaimana kabarmu disana?, ku hanya bisa mendo'akanmu lewat gemercik hujan yang turun di tengah malam ini. harap ku tahu kabarmu dan perasaan mu disana, namun ku tertahan oleh sebuah tekadku dalam hati. janjiku kepada mu dulu untuk tidak lagi masuk dalam kehidupanmu.aku masih ingat percis kata-katamu yang etrsusun rapi dalam sebuah pesan masuk dalam handphone ku.
sms
thanks sudah menghancurkan semuanya. buat yang kedua kalinya. thanks sudah buat nay sendiri lagi dan menangis lagi. nay minta tolong jangan ganggu hidup nay lagi jangan ikut campur urusan nay lagi, kalo emang kamu sayang sama nay sehausnya kamu buat aku bahgia, meski dengan siapapun itu. thanks atas luka untuk kesekian kalinya. 25-08-2006 01;22 PM from nay
nay minta pergi dari kehidupan nay sejauh-jauhnya yan, jangan pernah datang lagi ... sudah banyak hal yang terlalu lancang, ingat kita bukan siapa-siapa!. 25-08-2006 02;48 PM
kini ku hanya bisa menjadi perindu yang tabah, yang tidak pernah kenal lelah, yang pandai bersembunyi dalam tawa dan tersipu dalam do'a. ku rindu lembut suaramu yang terdengan dalam telepon genggam. ku rindu tawa riang mu, kurindu.
sms
thanks sudah menghancurkan semuanya. buat yang kedua kalinya. thanks sudah buat nay sendiri lagi dan menangis lagi. nay minta tolong jangan ganggu hidup nay lagi jangan ikut campur urusan nay lagi, kalo emang kamu sayang sama nay sehausnya kamu buat aku bahgia, meski dengan siapapun itu. thanks atas luka untuk kesekian kalinya. 25-08-2006 01;22 PM from nay
nay minta pergi dari kehidupan nay sejauh-jauhnya yan, jangan pernah datang lagi ... sudah banyak hal yang terlalu lancang, ingat kita bukan siapa-siapa!. 25-08-2006 02;48 PM
kini ku hanya bisa menjadi perindu yang tabah, yang tidak pernah kenal lelah, yang pandai bersembunyi dalam tawa dan tersipu dalam do'a. ku rindu lembut suaramu yang terdengan dalam telepon genggam. ku rindu tawa riang mu, kurindu.
andai saja kesalah pahaman itu tak terjadi, andai saja aku bisa menjelaskan sebaik mungkin dan tidak mengambil keputusan untuk pergi jauh dari ruang hidupmu. ahh itu hanyalah sebuah penyesalan yang tak berujung. yan harap kamu tak sendirian, yan harap kamu bahagia denganya. yan hanya bisa berusaha tetap berpikiran baik, karena manusoa hanya bisa menebak tanpa tahu yang sebenarnya itu seperti apa.
nay hariku sepi tanpamu, handphoneku tak ramai bersuara seperti dulu, nay aku disini masih mencintaimu, mungkin aku tak seperti lelaki yang baru kau kenal waktu itu yang bisa cepat dengan mudah membuatmu nyaman, membuatmu riang dan hangat dalam hidupmu. andai saja kamu athu dia tak sebaik yang kamu kira, nay, namun aku sadar sisiburuknya bisa membuatmu bahagia. terbalik keadaan dengan ku, yang selalu membebani harimu.
mengingat mu di malam ini bukan keinginan ku, namun tuhan mempertemukan aku dengan bambang cowok yang selalu membuatmu nyaman, dan riang. cowok yang sekaligus temanku sendiri. tak berani ku tanyakan kabarmu kepadanya. karena aku hanya tahu kedekatanmu dari kamu sendiri waktu itu dan dari kekasihnya sendiri beberapa minggu kemarin.
nay semoga tuhan mempertemukan kita dengan kuasanya, semoga prasangka dan keruhnya hati ini bisa menjadi jelas. karena sesungguhnya masih ada rindu di balik rasa ikhlas ku melepasmu ...
kisah ini akan berlanjut di pos selanjutnya....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar